Privasi Internet di Mata Orang Indonesia

Kelakuan Netizen

Privasi Internet di Mata Orang Indonesia

Rifky Aritama - detikInet
Minggu, 14 Mar 2021 18:45 WIB
Closeup of thoughtful young Asian woman holding mobile phone and surfing Internet. Attractive student taking selfie at cafe. Communication and work balance concept
Netizen Indonesia peduli soal beberapa masalah privasi di internet (Foto: iStock)
Jakarta -

Kini ada 202,06 juta pengguna internet di Indonesia. Apakah para netizen Tanah Air peduli soal privasi?

Total populasi penduduk Indonesia per Januari 2021 adalah sebanyak 274.9 juta. Populasi penduduk Indonesia mengalami kenaikan sebesar 2,9 juta atau 1,1% dibandingkan dengan tahun lalu.

Seperti dihimpun detikINET, Minggu (14/3/2021) laporan terbaru dari We Are Social, perusahaan asal Inggris yang bekerjasama dengan Hootsuite, mengungkapkan bahwa dari total seluruh penduduk Indonesia, ada 202,06 juta pengguna internet aktif di Indonesia per Januari 2021. Angka ini naik sebesar 16% atau sebanyak 27 juta dibandingkan dengan tahun 2020 lalu.

We Are Social dan Hootsuite, mengambil sebagian besar data ini langsung dari penyedia pihak ketiga terpercaya. Lalu menggabungkan dan mengekstrapolasi temuan dari data itu untuk dibuat poin data baru.

Dengan kenaikan jumlah pengguna internet di Indonesia, tentu ada pertanyaan juga, bagaimana netizen Indonesia melihat masalah privasi. Ternyata orang Indonesia sangat khawatir data privasinya diketahui orang lain di internet.

Survei ini adalah multiple responsive dimana responden bisa menjawab lebih dari satu jawaban. Dari situ ketahuan yang paling tinggi sebanyak 70,5% netizen Indonesia menghapus cokies dari web browsernya selama sebulan terakhir.

Pada laporan ini juga, We Are Social mengungkapkan lebih dari setengah pengguna internet di Indonesia atau sebanyak 56,8% menggunakan tool ad-blocking. Mereka tidak suka dengan iklan yang muncul saat sedang mengunjungi website.

Kemudian, diungkapkan bahwa sebanyak 37,1% netizen internet di Indonesia khawatir mengenai bagaimana data pribadi mereka akan digunakan oleh perusahaan.

Terakhir, sebanyak 27% netizen Indonesia membatasi screen time untuk beberapa aplikasi tertentu pada sebulan terakhir. Namun sayang, dalam survei ini tidak ada data bagaimana pengaruh hoax terhadap para pengguna internet di Indonesia.



Simak Video "Dayana yang Lagi-lagi Bikin Netizen Indonesia Naik Pitam"
[Gambas:Video 20detik]
(fay/fay)