Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
'Botmaster' Ditangkap

'Botmaster' Ditangkap


- detikInet

Jakarta - Seorang pria asal Los Angeles, Jeanson James Ancheta, ditangkap karena menggunakan ratusan ribu komputer bajakan atau bot net untuk merusak sistem serta mengirimkan spam pada pengguna internet.Ancheta yang dikenal sebagai anggota "Botmaster Underground", ditangkap sejak November dan kasusnya dianggap sebagai yang pertama. Botmaster Underground sendiri merupakan sebuah organisasi black hacker rahasia yang menguasai serangan bot.Ancheta dituntut karena melakukan konspirasi, perusakan komputer yang digunakan pemerintah Amerika, serta penipuan dan dikenai hukum pidana dengan masa kurungan maksimal 25 tahun, meskipun menurut jaksa, panduan federal menyarankan hukumannya selama 5 hingga 7 tahun."Ancheta harus bertanggung jawab atas kejahatannya. Dirinya membajak setengah juta sistem komputer yang bukan saja berpengaruh pada komputer anda, tetapi dapat menyebabkan serangan dengan skala besar yang dapat dilakukan oleh dirinya dan orang lain," ujar pengacara Amerika Thom Mrozek seperti dikutip detikINET dari reuters Selasa (24/1/2006).Bot sendiri merupakan program yang dapat menginstal dirinya sendiri pada komputer target, sehingga hacker dapat dikontrol komputer tersebut. Sedangkan botnet merupakan jaringan seperti robot atau komputer zombie yang dapat merusak atau mengirimkan jumlah email yang sangat besar.Kasus ini sangatlah unik karena Ancheta mengambil keuntungan dengan menjual akses botnet-nya kepada black hacker lain serta menambahkan adware, sehingga nantinya terdapat iklan pop up kedalam komputer yang terinfeksi.Diantara komputer yang diserang adalah Divisi Senjata milik U.S. Naval Air Warfare Center di China Lake, California serta Departemen pertahanan Amerika.Sebagai bagian dari pembelaannya dirinya setuju membayar uang senilai US$ 15.000 (US$ 1 = 9.453 Rp Sumber :detik.com) untuk mengganti rugi fasilitas militer serta membayar denda hasil aktivitas ilegalnya tersebut, termasuk lebih dari US$ 60.000 tunai, BMW dan perangkat komputer. (ien/)





Hide Ads