Pengguna Nintendo Switch Keluhkan Akunnya Diretas

Pengguna Nintendo Switch Keluhkan Akunnya Diretas

Virgina Maulita Putri - detikInet
Rabu, 22 Apr 2020 22:19 WIB
nintendo switch
Pengguna Nintendo Switch Keluhkan Akunnya Diretas (Foto: istimewa)
Jakarta -

Dalam sebulan terakhir pengguna Nintendo Switch banyak yang melaporkan akun mereka diretas dan diakses oleh orang tidak dikenal di negara lain. Bahkan ada beberapa pengguna yang kehilangan uang akibat peretasan ini.

Dikutip detikINET dari ZDNet, Rabu (22/4/2020) serangan ini menargetkan akun Switch dan akun Nintendo pada umumnya. Peretasan ini sepertinya mulai pada pertengahan Maret dan puncaknya terjadi pada akhir pekan lalu ketika sejumlah pengguna menerima email yang mengatakan akun mereka diakses oleh alamat IP asing.

Pemilik akun Nintendo yang diretas bahkan mengakui kehilangan uang hingga ratusan dolar. Dalam beberapa kasus, hacker menggunakan kredensial pembayaran tersebut untuk membeli game Nintendo lainnya.

Tapi sebagian besar insiden, korban peretasan mengatakan hacker membeli mata uang V-buck, yang biasa digunakan untuk transaksi di game Fortnite, lewat kartu kredit atau akun PayPal yang terhubung dengan akun Nintendo tersebut.

"Saya baru pulang kerja, dan saat berkendara menuju rumah, akun Nintendo saya diretas, dan mereka menghabiskan 300 dolar di Fortnite. Saya butuh pelukan," kata seorang pengguna Nintendo lewat Twitter.

Nintendo sudah mengetahui insiden ini dan sedang menginvestigasinya. Mereka juga mengimbau pengguna untuk mengaktifkan two-factor authentication (2FA) untuk mencegah serangan dari hacker.

"Kami mengetahui laporan tentang akses tidak sah ke beberapa akun Nintendo dan kami sedang menyelidiki situasinya," kata Nintendo.

Saat ini masih belum diketahui cara peretasan yang digunakan oleh hacker. Beberapa pengguna melaporkan mereka telah menggunakan password yang unik dan rumit tapi tetap menjadi korban, menandakan hacker menggunakan metode yang lebih canggih.

Untuk mengetahui jika akun kalian diretas, cukup login ke akun Nintendo lalu masuk ke Sign in and Security Settings. Di sana kalian akan melihat daftar tempat dan perangkat yang pernah mengakses akun kalian.

Jika kalian melihat negara atau perangkat asing di daftar tersebut, kalian patut curiga dan langsung ganti password akun. Kalian juga bisa mengaktifkan 2FA di halaman yang sama.



Simak Video "Polisi Ringkus Hacker Peretas Ribuan Situs di Dalam dan Luar Negeri!"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)