SMS Verifikasi, Cara Google Identifikasi SMS Spam yang Berbahaya

SMS Verifikasi, Cara Google Identifikasi SMS Spam yang Berbahaya

Agus Tri Haryanto - detikInet
Sabtu, 14 Des 2019 13:01 WIB
Ilustrasi SMS Spam. Foto: detikINET/Agus Tri Haryanto
Jakarta - Google menghadirkan fitur keamanan ke aplikasi Android yang dinamakan SMS Verifikasi. Cara ini diklaim dapat menangkal spam atau SMS jahat yang diterima pengguna.

Meski saat ini sudah eranya layanan pesan instan, tak sedikit perusahaan yang mengandalkan SMS sebagai jalur untuk verifikasi. Tapi terkadang, ada SMS yang masuk namun tak jelas siapa pengirimnya yang isinya berisi tautan berbahaya.



Misalnya, untuk masuk ke aplikasi tertentu atau melakukan pembayaran, perusahaan mengirimkan One Time Password (OTP) ke nomor pengguna. Nah, terkadang ada aktor jahat yang memanfaatkan kesempatan ini.

Seakan menyadari persoalan yang dihadapi para pelanggan seluler, Google menghadirkan fitur SMS verifikasi yang bekerjasama dengan perusahaan untuk mengidentifikasi keaslian dari pesan singkat tersebut.

SMS Verifikasi, Cara Google Identifikasi SMS Spam yang BerbahayaFoto: Google




Perusahaan yang sudah bermitra, maka nanti SMS yang diterima pelanggannya akan menampakkan nama dan logo perusahaan di jendela obrolan dikutip dari Venture Beat, Sabtu (14/12/2019).

Branco Bradesco, Kayak, Payback, SoFi, dan 1 800-Flowers adalah contoh korporasi yang sudah menggunakan SMS verifikasi ini. Fitur ini untuk sementara cakupannya masih belum menyeluruh, baru akan hadir di AS, India, Meksiko, Brasil, Inggris, Prancis, Filipina, Spanyol, dan Kanada.

Google mengatakan tak menutup kemungkinan SMS verifikasi tersebut akan digulirkan ke lebih banyak negara ke depannya.

Simak Video "Rating TikTok Anjlok Gegara Ulah Kreator India"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/afr)