Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Varian Sober Berulah lagi ?

Varian Sober Berulah lagi ?


- detikInet

Jakarta - Sebuah ancaman baru beredar. Vendor antivirus mengenali ancaman itu dari virus Sober. Menurut Symantec, ancaman baru tersebut bertingkah seperti Sober S. Untuk mengantisipasi worm, pihak kepolisian di Bavaria telah mengadakan konferensi pers sehari sebelum serangan worm pecah. Pada kesempatan itu, polisi memperingatkan pengguna agar mewaspadai worm Sober. Sebelumnya mereka belum pernah mengadakan konferensi seperti ini. Menurut informasi, departemen pengadilan Bavarian telah mengawasi orang yang menyebarkan worm komputer "Sober" selama lebih dari satu tahun. Worm tersebut biasanya menjangkiti PC pada keadaan normal dengan berbagai varian.Selain memperingatkan pengguna, polisi juga menyediakan informasi terkait konten e-mail seperti apa yang biasanya menyebarkan worm. Polisi juga menghimbau agar pengguna komputer tidak sembarangan membuka file attachment.Untuk diketahui saja, Sober S menjangkiti komputer lewat sebuah e-mail di Jerman atau Inggris. Salah satu e-mail mengklaim bahwa si pengirim lewat sebuah konfigurasi yang hilang telah menerima pesan e-mail si penerima. E-mail tersebut juga mengeluarkan solusi berupa file attachment untuk mengembalikan pesan yang hilang itu.Seperti dilansir vnunet yang dikutip detikinet Rabu (16/11/2005), worm Sober pertama kali menyebar pada Oktober 2003. Worm jenis ini berkembang pesat dan tergolong sebagai salah satu worm yang penyebarannya paling luas.Mei silam, worm tersebut juga menyebar lewat sebuah e-mail spam. Di dalamnya, penerima e-mail diberi iming-iming tiket gratis menonton kejuaraan sepakbola dunia Worldcup 2006 di Jerman.Sama seperti versi Sober sebelumnya, worm tersebut berkedok menjadi sebuah alamat e-mail serta serangkaian format file. Dengan memanfaatkan Simple Mail Transfer Protocol (SMTP), e-mail tersebut mengirimkan pesan e-mail baru yang berisi virus ke alamat korban.Vendor antivirus Trend Micro menilai worm Sober tersebut sebagai ancaman tingkat rendah. Menurutnya, motif penyebaran virus tersebut juga terbatas. Meski begitu, kerusakan yang ditimbulkan dan distribusinya dinilai tinggi. (ien/)




Hide Ads