Minggu, 24 Nov 2019 08:48 WIB

Facebook Bikin Aplikasi Pengenalan Wajah

Rachmatunnisa - detikInet
Ilustrasi teknologi pengenalan wajah. Foto: TechEmergence Ilustrasi teknologi pengenalan wajah. Foto: TechEmergence
Jakarta - Meski sedang disorot terkait dengan keamanan privasi, Facebook tak berhenti mengembangkan berbagai fitur dan aplikasi. Kali ini, Facebook malah membuat aplikasi pengenalan wajah.

Namun tenang saja, aplikasi ini tidak dirilis untuk publik, melainkan hanya digunakan di kalangan internal. Jadi, para pegawai Facebook bisa mengidentifikasi rekan kerja dengan cara mengarahkan kamera ponsel ke arah mereka.



Dikutip dari Business Insider, aplikasi ini sebenarnya dikembangkan pada 2015 hingga 2016 dan sejak itu dihentikan. Baru sekarang Facebook memanfaatkannya. Facebook membantah jika aplikasi ini bisa mengidentifikasi setiap anggota Facebook.

"Sebagai cara untuk belajar tentang teknologi baru, tim kami terus membangun aplikasi untuk digunakan secara internal," kata juru bicara Facebook.

"Aplikasi yang dijelaskan di sini hanya tersedia untuk karyawan Facebook, dan hanya bisa mengenali karyawan dan teman-teman mereka yang telah mengaktifkan fitur pengenalan wajah," sambungnya.

Sejauh ini, aplikasi tersebut masih dalam tahap awal pengembangan. Kalangan internal Facebook bisa mengarahkan kamera ponsel ke orang lain dan akan tampil nama serta foto profil Facebook mereka dalam beberapa detik.

Di luar itu, aplikasi ini menyoroti bagaimana Facebook bereksperimen dengan fitur-fitur yang dapat meningkatkan kekhawatiran orang akan privasi mereka.

Kecemasan ini beralasan, karena skandal kebocoran data oleh Cambridge Analytica di 2018 membuat Facebook harus susah payah mengembalikan kepercayaan para pengguna layanannya.



Kasus ini pula yang memicu lebih banyak pengawasan terhadap Facebook dan upayanya dalam menjaga privasi penggunanya. Facebook juga menuai kritik karena pernah menggunakan fitur pengenalan wajah.

Fitur yang menyarankan 'tag' pada foto yang diupload di Facebook itu menyeret Facebook pada perkara pelanggaran hukum privasi data biometrik di 2015.

Simak Video " Apa Kelebihan Facebook Watch dari Platform Video Lain?"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/afr)