Rabu, 18 Sep 2019 20:05 WIB

Kominfo Akan Panggil Lion Group Bahas Kebocoran Data Penumpang

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: Dok Kemenpar Foto: Dok Kemenpar
Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akan duduk bersama dengan perwakilan dari Lion Air Group terkait kebocoran data penumpang yang tersebar di forum online. Pertemuan kedua belah pihak akan berlangsung besok, Kamis (19/9/2019) di Kementerian Kominfo, Jakarta.

Dirjen Aptika Kementerian Kominfo Samuel Abrijani Pangerapan mengatakan, pertemuan tersebut untuk mendengar langsung penjelasan dari maskapai berlogo singa ini kenapa kebocoran data penumpang bisa terjadi.

"Kami sudah berkoordinasi dan mengundang Lion Air Group untuk meminta klarifikasi langsung dari mereka. Klarifikasi ini juga kan ya jangan-jangan mereka juga korban," ujar Samuel saat dihubungi detikINET, Rabu (18/9/2019).



Kendati begitu, Kominfo tidak memanggil perwakilan Amazon Web Services (AWS) dalam pertemuan besok. Disampaikan Samuel, pihaknya ingin mendengar penjelasan dari Lion Air Group terlebih dahulu.

Sebelumnya diberitakan blog teknologi BleepingComputer mengungkap sebanyak puluhan juta data pelanggan dari dua maskapai penerbangan yang dikelola Lion Air telah bocor di sebuah forum online dalam sebulan terakhir.

Data itu terbagi dalam dua database, yang pertama berisi 21 juta data, dan database lainnya berisi 14 juta data, yang tersimpan dalam file backup yang dibuat pada Mei 2019. Data yang bocor terdiri dari informasi kartu penduduk atau KTP penumpang, alamat, nomor telepon, email, hingga nomor paspor.

Database tersebut tersimpan di sebuah direktori file yang dibuat pada Mei 2019 dan berisi data penumpang maskapai Malindo Air dan Thai Lion Air. Kedua maskapai ini di bawah Lion Group, perusahaan yang juga menaungi maskapai Lion Air.

Malindo Air member of Lion Air Group buka suara soal data penumpang yang bocor. Malindo Air mengungkapkan beberapa data pribadi penumpang disimpan (hosted on) di lingkungan berbasis cloud bahwa kemungkinan telah disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.

Simak Video "Kata Profesor Ilmu Pengetahuan Komputer soal Kebocoran Data Grup Lion"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fyk)