Rabu, 15 Mei 2019 10:25 WIB

Rahasiakan Kerentanan WhatsApp, Facebook Dikritik

Fino Yurio Kristo - detikInet
WhatsApp. Foto: Getty Images WhatsApp. Foto: Getty Images
FOKUS BERITA Spyware WhatsApp Call
Jakarta - Cara Facebook menangani serangan spyware atau aplikasi mata-mata yang menimpa WhatsApp kena kritikan. Kenapa memangnya?

Facebook rupanya sudah tahu serangan spyware di WhatsApp sejak awal Mei, tapi tak memberitahukan, melainkan membuat perbaikan untuk menambalnya. Padahal serangan kali ini dianggap berbahaya dengan metode mutakhir.

Spyware yang konon dibuat perusahaan asal Israel itu begitu canggih, hacker cukup menelepon WhatsApp untuk mengkoleksi informasi pribadi seperti pesan atau lokasi. Sukar bagi pengguna untuk mengetahui apakah ia kena serangan.

Pada saat perbaikan digulirkan oleh Facebook dalam versi baru WhatsApp, tidak ada keterangan apapun bahwa hal itu ditujukan untuk menangkal serangan spyware tersebut.




"Lebih mudah untuk memulai group voice dan video call," begitu keterangan update di Android. "Anda sekarang bisa melihat sticker dalam ukuran penuh saat menekan lama notifikasi," begitu informasi di iPhone. Hal itu pun menuai kritikan.

"Di mana notifikasi langsung yang dikirim ke user WhatsApp untuk memberitahu data mereka mungkin terangkut? Apa ada informasi langsung di aplikasi untuk update? Di mana blog untuk membahas masalah ini? Apa nasehat untuk user yang cemas?" tulis Business Insider.

"Kami percaya WhatsApp harus jauh lebih transparan. Kami belum melihat notifikasi di aplikasinya yang menginformasikan pada user tentang bug dan perbaikannya," kata juru biara Privacy International.

Lembaga Irish Data Protection Commision menyatakan serangan spyware di WhatsApp adalah celah keamanan serius yang memerlukan investigasi lebih lanjut soal berapa jumlah pengguna WhatsApp yang totalnya 1,5 miliar kena dampaknya.





Tonton juga video Alasan Facebook, Instagram, dan WhatsApp Sempat Down:

[Gambas:Video 20detik]

(fyk/krs)
FOKUS BERITA Spyware WhatsApp Call

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed