Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Sony PSP Versus Hacker

Sony PSP Versus Hacker


- detikInet

Jakarta - Sony meladeni para hacker yang terus menerus mengutak-atik software PlayStation Portable (PSP). Para hacker berusaha membuka software dan menjalankan aplikasi mereka sendiri didalamnya.Saat ini perusahaan sedang menyiapkan update PSP firmware. Update ini digunakan untuk memperbaiki bug yang dapat dieksploitasi oleh hacker. Mereka mengutak-atik sistim software PSP dan menjalankan aplikasi yang mereka inginkan, demikian disebutkan oleh juru bicara Sony."Hal ini bukan.. seperti apa yang kami inginkan, kami berencana menghadapi hal tersebut dengan mengupdate sistem." ujar Patrick Seybold juru bicara Sony Computer Entertainment Amerika.Dirinya menolak berkomentar kapan update-nya akan tersedia.Setelah Sony mengeluarkan PSP awal tahun ini, para hacker mulai mencari bug dalam software yang menjalankan peralatan tersebut. Celah keamanan ini ditemukan dan digunakan untuk menjalankan aplikasi lain, seperti PDF Reader dan FTP Client. Bug yang ada pada PSP tidak digunakan untuk menyerang pengguna PSP.Bulan lalu Sony meng-update PSP firmware menjadi versi 2.0. Update ini meliputi fitur terbaru termasuk browser web, yang juga diperbaiki setelah dapat dieksploitasi hacker. Update 2.0 tersedia dalam situs Sony dan akan disertakan pada permainan PSP terbaru, Seybold mengatakan.Update 2.0 tampaknya akan menjadi tantangan terbaru bagi para hacker. Celah buffer overflow dalam software tersebut, tersingkap minggu lalu pada Update PSP, situs penggemar PSP. Bug terbaru dapat dieksploitasi untuk menjalankan kode pada PSP dan men-downgrade firmwarenya menjadi versi 1.5, demikian menurut PSP Updates. Versi 1.5 sangat mudah diutak-atik para hacker.Sony tidak segera merespon apa yang dikerjakan oleh penggunanya setelah mengutak-atik PSP ujar Seybold, tetapi pengguna tidak disarankan menjalankan kode yang dibuat untuk menjalankan aplikasi lain dalam PSP tersebut. "Menjalankan software lain akan menghilangkan garansi PSP," imbuh Seybold.PSP diluncurkan di Amerika bulan Maret. Sejak itu lebih dari 2 juta unit telah terjual di Amerika, demikian menurut sony. Peralatan ini dijual sebagai mesin game portabel, tetapi pengguna juga dapat memutar film dan musik, menampilkan foto digital, dan menjelajah internet melalui jaringan nirkabel. (ien/)





Hide Ads
LIVE