Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Perang Worm Ancam Pengguna Komputer

Perang Worm Ancam Pengguna Komputer


- detikInet

Jakarta - Trend Micro telah mengumumkan bahwa pihaknya berhasil mendeteksi enam worm anyar berjenis 'BOT'. Lebih dari itu, salah seorang senior antivirus-nya pun mengungkapkan adanya persaingan antar pembuat worm terkait. Hiii...Konsultan Senior Antivirus Trend Micro, Jamz Yaneza, seperti dikutip detikinet Jumat (18/8/2005) mengatakan, telah terjadi persaingan antara beberapa pembuat worm BOT. "Keenam worm diciptakan dengan motif ketamakan. Ada unsur profit dibalik penyebaran worm tersebut. Adalah lumrah jika kita temukan ada satu worm BOT yang berusaha menghapus worm BOT saingannya dalam sistim yang terinfeksi. Ini telah menjurus pada perang Worm dan kita akan menemukan banyak lagi varian yang akan bermunculan dan menulari para pengguna hingga semuanya memakai patch," paparnya panjang.Trend Micro, produsen software antivirus untuk pengamanan konten serta layanan internet memang telah mengumumkan penemuannya atas enam worm 'BOT'. Worm tersebut memanfaatkan celah keamanan pada sistim plug and play Microsoft.Keenam worm tersebut adalah: Worm ZOBOT.C., Worm ZOBOT.D., Worm RBOT.CBQ., Worm RBOT.CBR., Worm SDBOT.BZH., dan Worm DRUDGEBOT.A. Ke-6 'BOTS' tersebut memiliki kemampuan menggandakan, diri melalui jaringan komputer yang telah terinfeksi tanpa diketahui penggunanya. Akibatnya komputer yang tertular harus melakukan reboot terus menerus. Sampel worm tersebut telah berhasil diperoleh Trend Micro dalam waktu 24 jam. Sampel-sampel tersebut berasal dari kasus penularan yang terjadi di Kanada, Amerika Utara, Brazil, Jepang dan Filipina. Sampel-sampel yang diterima menunjukan bahwa industri yang banyak terserang worm adalah industri pangan, pengaman elektronik, minyak dan gas, penerbangan, perbankan, telekomunikasi dan kesehatan.Dalam soal angka penularan, Amerika Serikat tercatat sebagai yang tertinggi. Dengan 2.095 kasus penularan Worm ZOTOB D dan 2.225 kasus penularan Worm RBOT.CBQ. Worm yang disebutkan terakhir ini berhasil dikarantina di desktop pengguna."Akan lebih baik jika para pengguna memiliki perlindungan dari tameng (firewall) personal ataupun korporat sebagai bagian dari solusi antivirusnya," ujar Konsultan Senior Antivirus Trend Micro, Jamz Yaneza, seperti dikutip detikinet Jumat (19/8/2005) dari keterangan tertulis. (ien/)





Hide Ads