Sabtu, 29 Sep 2018 15:11 WIB

50 Juta Akun Facebook Dibobol Hacker

Josina - detikInet
Ilustrasi Facebook. (Foto: Reuters) Ilustrasi Facebook. (Foto: Reuters)
Jakarta - Facebook kembali diterpa masalah privasi akun penggunanya, setelah kasus penyalahgunaan data yang dilakukan Cambridge Analytica. Kini, hal serupa kembali terjadi, dimana yang terbaru 50 juta pengguna Facebook bobol.

Hal tersebut diumumkan langsung oleh Facebook melalui blog resmi mereka. Disampaikan bahwa pada tanggal 25 September kemarin, sistem Facebook telah dibobol oleh hacker yang melakukan eksploitasi pada celah keamanan, hingga pada akhirnya berimbas pada 50 juta pengguna dibobol hacker.

Perusahaan besutan Mark Zuckerberg ini mengatakan celah tersebut terletak pada fitur 'View As', yakni fitur privasi untuk melihat seperti apa profil mereka jika dilihat oleh pengguna Facebook lain. Karena celah fitur inilah, peretas bisa mencuri token akses untuk menguasai akun pengguna.


"Fitur ini memungkinkan para hacker mencuri token akses Facebook yang kemudian dapat digunakan untuk mengambil alih akun pengguna. Token akses setara dengan kunci digital yang membuat orang tetap masuk ke Facebook, sehingga mereka tidak perlu memasukkan kembali kata sandi mereka setiap kali mereka menggunakan aplikasi," tambahnya seperti dilansir detikINET dari Ubergizmo, Sabtu (29/9/2018).

Pengguna yang kena dampaknya akan melihat profil mereka keluar dari akun Facebook. Begitu juga layanan mereka gunakan untuk mengakses layanan media sosial terpopuler sejagat ini.


Facebook pun langsung bertindak cepat dengan mereset ulang token akses pengguna pada 50 juta akun yang terdampak dan 40 juta yang rentan. Fitur View As pun untuk sementara dimatikan selama masa penyelidikan. Dengan kejadian ini, Facebook meminta maaf kepada seluruh penggunanya dan berjanji akan meningkatkan lebih tinggi tingkat keamanannya. (jsn/agt)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed