Vandalis Online Coreng Situs Golkar
- detikInet
Jakarta -
Setelah situs Partai Keadilan Sejahtera kena ulah dedemit cyber, kini giliran Partai Golkar mengalami nasib serupa. Gambar porno pun mampir di situs Beringin.Pekan lalu, Jumat (5/8/2005), situs Partai Keadilan Sejahtera (PKS) jadi korban ulah iseng dedemit cyber. Uniknya, kejadian itu bertepatan dengan hangatnya berita dibatalkannya kemenangan calon PKS dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Depok, Jawa Barat. Lima hari kemudian, Rabu (10/8/2005), kejadian serupa menimpa situs Partai Golkar. Situs yang beralamat di www.partai-golkar.or.id itu terjamah vandalis online pada bagian buku tamunya. (http://www.partai-golkar.or.id/index.php?op=guestbook_). Jika kejadian di situs PKS tidak menunjukkan tanda-tanda aktivitas politik, kejadian di situs Golkar justru sebaliknya. Forum buku tamu di situs Golkar ramai dipenuhi komentar kontra putusan Pengadilan Tinggi Jawa Barat yang menganulir kemenangan Nur Mahmudi Ismail - Yuyun Wirasaputra dalam Pilkada Depok. Seorang pengguna Internet yang memakai nama 'Anti Korupsi' mengirimkan pesan mendukung Nur Mahmudi. "Wahai Golkar 32 tahun plus sudah kalian menghisap sel-sel darah Rakyat Indonesia. Cukup sudah!. Biarkan kami warga Depok memilih pemimpin kami yang telah terbukti anti korupsi, anti manipulasi,Lantik segera Nur Mahmudi Ismail - Yuyun Wirasaputra," demikian ia menuliskan. Tapi bukan itu saja, 'Anti Korupsi' pun menyisipkan foto Nur Mahmudi yang sedang membeli penganan kelepon dari seorang pedagang keliling di bagian atas tulisan tersebut. Seorang bernama Noni bahkan menampilkan secuplik situs komunitas PKS di Australia dan New Zealand. "Kiriman di bawah tidak ada sangkut pautnya dengan situs yang ada di dalamnya," demikian Noni menulis. Tindakan tersebut tidak termasuk deface karena para pelaku hanya menyisipkan forum (guestbook) dengan kode HTML. Meski demikian, tindakan ini bisa dibilang tidak etis. Apalagi, seorang 'pelaku' dengan nama 'Badrul Kamal' menyisipkan gambar porno di forum tersebut. Benar-benar tidak elegan.
(wicak/)