Presenter Riyani Jangkaru Menginfeksi Komputer
- detikInet
Jakarta -
Riyani Jangkaru, presenter sebuah acara petualangan di stasiun TV swasta Indonesia, kini tidak hanya dikenal di TV. Nama itu menyusup di komputer dalam wujud file .exe. Waspada! Sebab kali ini Riyani tidak tampil memesona seperti biasanya. Di komputer, Riyani_Jangkaru muncul sebagai virus yang menginfeksi komputer di Indonesia. Alfons Tanujaya, spesialis anti virus dari Vaksincom menyampaikan hal tersebut dalam keterangan tertulis yang diterima detikinet, Kamis (14/7/2005). Menurut Alfons, virus ini kerap luput dari intaian vendor antivirus yang ada karena wilayah penyebarannya terbatas. "Hal ini sudah banyak dibuktikan mulai dari kasus virus Pesin sampai dengan Kangen dan terakhir virus dengan mengusung nama pembawa acara Jejak Petualang, Riyani Jangkaru," kata Alfons.Virus ini, papar Alfons, kemungkinan besar sudah ada sejak Desember 2004. "Dilihat dari script yang ada pada virus tersebut, kemungkinan besar dibuat oleh sekumpulan orang yang memang mengidolakan Riyani Jangkaru, diduga mereka berasal dari Makasar," paparnya.Virus ini datang dengan nama file riyani_jangkaru.exe, mempunyai ukuran file sebesar 40 Kilobyte. Untuk mengelabui pengguna komputer, virus ini secara cerdik akan mengganti ikon file tersebut dengan ikon JPG, walaupun sebenarnya tipe file tersebut adalah application (berekstensi .exe).Karena seolah-olah menjanjikan gambar Riyani, penerima file pasti tertarik membukanya. Padahal begitu dibuka, foto Riyani tidak akan pernah muncul, karena ketika di-klik, penerima file sebenarnya sudah mengaktifkan virus tersebut.Media PenyebaranVirus ini menyebar dengan metode lama tapi terbukti ampuh. Virus Riyani menyebar melalui Disket dan Removable Disk (USB), virus ini akan membuat salinan satu file application dengan nama riyani_jangkaru.exe berukuran 40 KB dan ikon dipalsukan mirip dengan ikon file JPG. Tujuannya adalah supaya penerima file mengira ia menerima file gambar Riyani Jangkaru dan menjalankan file tersebut.Seperti halnya virus lokal Kangen, virus ini juga akan menonaktifkan program registry editor, msconfig dan task manager. "Padahal, seperti kita ketahui virus yang sedang berjalan dapat kita matikan menggunakan tiga program tersebut di atas," kata Alfons. "Karena itu proses pembersihan virus akan semakin susah dan merepotkan kecuali pembersihan tersebut dilakukan pada posisi "safe mode" atau dengan perintah "Taskkill" pada windows XP/Server 2003," paparnya.Berbeda dengan Kangen, virus ini akan menonaktifkan program Winamp dan notepad, sehingga jika anda mencoba membuka file Notepad akan langsung ditutup lagi oleh virus.Menurut Alfons, Riyani Jangakaru belum menunjukan gejala yang membahayakan seperti menghapus atau membuat duplikasi file (yang dilakukan oleh virus kangen), atau menghapus direktori C:windows dan C:program files (pada virus Pesin), virus ini "hanya" akan mematikan program Notepad dan Winamp.PembersihanUntuk membersihkan virus ini, pengguna Windows ME/XP harus mematikan system restore selama proses pembersihan. Matikan proses xpshare.exe, ini bisa dilakukan melalui Windows normal (tanpa melalui "safe mode"), cara ini hanya bisa dilakukan pada Windows XP/Server 2003. Pembersihan juga dapat dilakukan dengan tools freeware yaitu KilllBox. Caranya: Jalankan Killbox.exe, cari proses xpshare.exe pada kolom [system prosess]. Kemudian isi lokasi file tersebut pada kolom [Full path file of file to delete]. Setelah itu klik [delete file].
(wicak/)