Senin, 30 Apr 2018 07:45 WIB

Duh! Jutaan Kamar Hotel Rentan Serangan Hacker

Muhammad Alif Goenawan - detikInet
Foto: Lindanieuws Foto: Lindanieuws
Jakarta - Penggunaan kartu sebagai kunci kamar hotel sudah dilakukan sejak bertahun-tahun yang lalu. Meski menawarkan kemudahan, kunci jenis ini ternyata rentan diretas.

Kartu kunci sebagaimana diketahui dibentuk dengan sebuah program khusus. Ini juga berarti bahwa kunci jenis tersebut punya keunggulan dimana kalau misalnya hilang atau rusak, Anda atau pemilik hotel tak perlu panik.



Karena kunci kartu mudah untuk digantikan cukup dengan memasukkan program ke dalam kartu yang baru. Kartu pun bisa diprogram untuk kamar yang berbeda-beda.

Namun, sisi negatifnya adalah kunci ini gampang disusupi hacker. Baru-baru ini pengamat keamanan dari F-Secure, yakni Tomi Tuominen dan Timo Hirvonen menemukan adanya celah pada software kunci elektrik besutan VingCard.

VinCard sendiri dikenal sebagai penyedia software untuk sebagian besar hotel yang tersebar di penjuru dunia. Celah ini memungkinkan hacker untuk membuat kunci master untuk semua gedung dalam hitungan menit.

Yang mereka butuhkan hanyalah sebuah kartu yang bahkan kartu itu pun sudah kadaluarsa, demikian dikutip detikINET dari Ubergizmo, Senin (30/4/2018).



"Itu bisa saja kunci kamar Anda, kunci pegawai pembersih, bahkan untuk garasi, atau fasilitas kerja. Kami bahkan bisa melakukannya di lift jika Anda memiliki kunci di dalam kantung Anda. Kami bisa menyalinnya dari sana," ujar Tuominen.

Dengan kepopuleran VingCard, keduanya pun mengestimasi bahwa ada jutaan pintu kamar hotel di lebih dari 166 negara dan 40.000 gedung yang rentan terserang hacker. (mag/afr)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed