Rabu, 25 Apr 2018 18:44 WIB

Waduh! Ada Perusahaan Indonesia Dibobol Hacker via Printer

Adi Fida Rahman - detikInet
Printer Hewlett Packard. Foto: Adi Fida Rahman/detikinet Printer Hewlett Packard. Foto: Adi Fida Rahman/detikinet
Jakarta - Meski sudah dipagari sistem keamanan yang andal, sejumlah perusahaan finansial di Indonesia masih dibobol hacker. Celah yang digunakan tidak disangka-sangka, lewat perangkat printer.

Hal tersebut diungkap President Director HP Indonesia David Tan saat berbincang di kantornya yang berada di kawasan Kota Kasablanka, Jakarta, Rabu sore (25/4/2018). Sayangnya dia tidak menyebut detail nama-nama perusahaan tersebut.

David hanya menceritakan ketika pihaknya merilis printer seri A3, HP melakukan roadshow. Di sana mereka mengungkap bawah printer bisa digunakan oleh hacker untuk membobol data perusahaan. Rupanya informasi tersebut mengagetkan sejumlah petinggi TI perusahaan.

"Banyak yang tidak menyangka para hacker dapat membobol data perusahan lewat jaringan printer," kata David.



Bos HP Indonesia lantas mengungkap laporan IDC di tahun 2017. Disebutkan banyak perusahaan atau organisasi di Asia Tenggara tidak dilengkapi sistem keamanan TI yang benar. Hal tersebut termasuk perlindungan pada jaringan printer.

"Sebanyak 60% perusahaan berisiko," ujar David.

Cara Penyebaran

Malware masuk lewat network interface card, lalu mereka merusak BIOS. Selanjutnya malware masuk ke hard disk yang tersimpan dalam printer.

Ketika malware sudah di hardware, ia akan mengubah settingan di control panel printer hingga input dan output tray. Bila tidak ditangani, Malware terdaput bisa sangat merugikan perusahaan. Sebab akan banyak data penting yang mereka curi.

Perusahaan Finansial di Indonesia 'Dibobol' via PrinterDavid Tan. Foto: Adi Fida Rahman/detikinet


Menyadari kerentanan tersebut, HP membuat sistem keamanan khusus pada jajaran printer multifungsinya. Mereka mengklaim sistem ini dapat menangkal pencurian data oleh malware lewat mesin cetak.

"Sistem keamanan HP akan mengecek BIOS dan firmware apakah sesuai dengan standarnya. Bila telah diubah, printer akan mati dan recovery," jelas David.

Salah satu printer yang mengusung sistem keamanan ini adalah A3. Printer multifungsi yang ditujukan untuk bisnis itu diluncurkan Juni pertengahan tahun lalu.



Selain dibekali dengan fitur keamanan yang canggih, printer-printer ini juga memuat fitur teknologi inteligent yang dapat memantau setiap komponen di dalamnya. Dengan fitur ini, HP mengklaim pengguna bisa melihat jika ada permasalahan dalam printernya.

Kecanggihan lainnya tentu soal kecepatan dalam mencetak. Printer itu mampu mencetak 35 sampai 80 lembar permenit dan juga bisa memindai 200 foto sekaligus. (fyk/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed