BERITA TERBARU
Jumat, 22 Des 2017 10:21 WIB

Indonesia Dibombardir 205 Juta Serangan Cyber

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: ilustrasi: Zaki Alfarabi Foto: ilustrasi: Zaki Alfarabi
Jakarta - Sepanjang 2017, internet di Indonesia mengalami 205 juta serangan cyber. Jenis malware tercatat yang paling banyak melakukan serangan tersebut.

Kondisi aktual keamanan internet di Indonesia ini dilaporkan oleh Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure/Coordinator Center (Id-SIRTII/CC).

Dilihat dari hasil pemantauan trafik anomali nasional dari Januari sampai November 2017, tercatat oleh Id-SIRTII/CC ada sebanyak 205.502.159 serangan.

Dari hasil laporan itu juga, terlihat bahwa serangan paling rendah terjadi pada Januari dengan 232.297 serangan. Sementara puncak serangan pada 2017 ini terjadi pada Maret lalu yang jumlahnya mencapai 54.133.256 serangan.

Dari semua serangan di atas, jenis malware yang paling banyak menyerang keamanan internet di Indonesia sebanyak 36.423.773 aktivitas. Disebutkan, pemantauan aktivitas malware tersebut berkaitan juga dengan anomali lalu lintas data pada IDS yang digunakan Id-SIRTII/CC setiap bulannya.

Aktivitas malware paling rendah itu berlangsung pada Januari menyentuh 75.214 dan aktivitas tertinggi terjadi di Maret sebanyak 24.312812 aktivitas.

"Total dari seluruh aktivitas malware yang terdeteksi, sebanyak 37,72% berkaitan dengan serangan DOS, 20,93% merupakan exploit, 18% adalah trojan atau berkaitan dengan aktivitas trojan, 15% tercatat sebagai bad unknown dan sisanya tercatat sebagai adware, shell code, cnc, misc attack, network scan, dan web application attack," kata Id-SIRTII/CC dalam laporannya yang dikutip detikINET, Jumat (22/12/2017).

Dalam laporan ini juga, Id-SIRTII/CC mengungkapkan ke arah mana malware itu melakukan penyerangan. Hasilnya, situs berdomain go.id yang paling banyak terinfeksi malware setelah sebelumnya terkena defacement. Lalu diikuti, domain beralamatkan .ac.id, .co.id, .sch.id, .id, .or.id, .net.id, .net.id, .web.id, dan .my.id.

Namun, tingginya jumlah serangan siber ini tidak setara dengan pelaporan insiden selama tahun ini. Id-SIRTII/CC mendapatkan 2.260 pelaporan insiden dari masyarakat.

Adapun laporan insiden yang masuk, yakni berkaitan dengan malware sebanyak 770 laporan, fraud 1.380 laporan, DOS 14 laporan, vulnerability 45 laporan, intrusion sebanyak 50 laporan, dan satu laporan lainnya. (rns/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed