Selasa, 10 Okt 2017 17:54 WIB

37 Ribu Pengguna Chrome Terjebak Adblock Palsu

Josina - detikInet
Foto: GettyImages Foto: GettyImages
Jakarta - Bagi pengguna browser Google Chrome sebaiknya waspada dalam mengunduh Adblock Plus. Sebab ekstensi yang digunakan untuk memblok tersebut telah dipalsukan dan berhasil melewati proses verifikasi Google, lalu terpampang di toko resmi Web Chrome bersamaan dengan ekstensi yang asli.

Dikutip detikINET dari Engadget Selasa, (10/10/2017), lebih dari 37 ribu pengguna browser Chrome dilaporkan telah mengunduh Adblok Plus palsu. Hal tersebut disampaikan lewat akun Twitter @SwiftOnSecurity.



SwiftOnSecurity mengatakan bahwa ekstensi palsu tersebut diciptakan oleh pengembang palsu yang melakukan kloning nama populer dan kata kunci spam. "Memang cukup sulit untuk mengatakan bahwa itu palsu, karena nama pengembangnya adalah "Adblock Plus" dan memiliki banyak ulasan," tulisnya di Twitter.

Setelah postingan tweet dari SwiftOnSecurity, Google pun bereaksi dengan menghapus sejumlah daftar Adblock palsu tersebut. Pengguna layanan Adblock plus resmi sudah memiliki 10 juta pengguna sehingga jumlah korban 37 ribu memang tergolong kecil. Namun tetap saja mereka cukup terganggu.

Menurut salah satu korban Adblock palsu, dia mulai mendapatkan iklan invasif yang membuka banyak tab setelah memasangnya. Dan belum jelas efek apalagi yang ditimbulkan oleh ekstensi palsu tersebut. (jsn/fyk)
-

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed