Firmware sendiri merupakan in-built software yang lebih sederhana dari sistem operasi, seperti Windows dan macOS. Ketika kita menyalakan komputer, firmware akan memeriksa seluruh komponen dasar seperti hard disk dan prosesor berfungsi dan memberi tahu mereka apa yang harus dilakukan.
Dalam beberapa kasus, firmware juga disertai dengan security patches terbaru. Pada 2015, Apple mulai menyertai update firmware ke dalam update macOS sebagai usaha untuk memastikan firmware di setiap perangkat tetap up to date.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal tersebut membuka celah bagi hacker untuk melakukan 'Thunderstrike', yaitu ketika mereka mampu mengontrol perangkat Mac setelah mereka menghubungkan adapter Ethernet dengan sebuah mesin yang disebut thunderbolt port.
Terkait dengan hal tersebut, pihak Duo Security sendiri sudah menghubungi Apple sebelum mereka mengumumkannya ke publik. Pihak Apple pun telah menerima pesan tersebut dan mengaku akan mengarahkan pandangannya terhadap isu tersebut untuk segera menuntaskannya.
"Kami terus mempertahankan kinerja baik pada sektor firmware. Kami pun terus berusaha mencari cara agar sistem kami lebih aman. Untuk itu, kami telah menyediakan fitur dalam masOS High Sierra yang secara otomatis dapat melakukan validasi terhadap firmware perangkat Mac secara mingguan," ujar perwakilan dari Apple, sebagaimana dilansir detikINET dari Reuters pada Selasa (3/10/2017).
(yud/yud)