Kamis, 18 Mei 2017 15:11 WIB

Empat Fitur Wajib Antivirus Cegah Ransomware

Yudhianto - detikInet
Foto: Reuters/Kacper Pempel Foto: Reuters/Kacper Pempel
Jakarta - Ransomware WannaCrypt yang menyerang secara global tak sempat diantisipasi banyak pengguna komputer. Demi mengantisipasi hal itu terulang, F-Secure membeberkan 4 fitur atau karakter yang baiknya dimiliki antivirus.

Disampaikan oleh Managing Director PT Bintang Anugerah Kencana (BAK) selaku distributor tunggal produk antivirus F-Secure di Indonesia, empat karakter yang dimaksud disebut olehnya sebagai PPDR. Yang berarti Prevent, Predict, Detect, dan Response.

Prevent yang merupakan karakter pertama merupakan kemampuan sebuah antivirus untuk melakukan persiapan dan analisa. Adapun analisa yang dimaksud bersumber dari aktivitas penggunanya sendiri. Antivirus akan mempelajari kebiasaan pengguna, dan akan mengantisipasi kalau salah satu aktivitasnya berpotensi terkena ancaman virus.

"Kemudian dari hasil analisa, bisa dibuat prediksi (Predict –red). Serangan yang memungkinkan seperti apa," kata Eko, di Coffe Club, Senayan, Jakarta.

Setelah prediksi dibuat, maka karakter selanjutnya adalah Detect atau kemampuan untuk mendeteksi serangan yang mungkin masuk. Tapi kemampuan karakter Detect di sini tak lepas dari hasil analisa karakter Prevent dan Predict tadi.

Meski begitu karakter Detect di suatu antivirus sebenarnya merupakan hal yang biasa ditemukan. Yang namanya antivirus tentu salah satu fungsinya adalah mendeteksi ancaman. Hanya saja akan lebih baik kalau karakter Detect bisa berkembang berdasarkan kemungkinan kerentanan dari aktivitas pengguna. Jadi tak sebatas mengacu pada database pengenalan virus yang dimiliki.

Kemudian karakter terakhir yang harus dimiliki antivirus adalah Response. Karakter yang ini sejatinya juga hal wajib di aplikasi antivirus. Namun yang dimaksud F-Secure adalah respon yang tidak hanya memutuskan untuk menghapus file yang terinfeski atau mengkarantina.

"(Melainkan) bila menemukan serangan, akan juga dianalisa. (Tujuannya) untuk preventif ancaman selanjutnya," pungkas Eko.

(yud/afr)
-

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed