Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Jadi Target Serangan Cyber, Ini Kata Bank Indonesia

Jadi Target Serangan Cyber, Ini Kata Bank Indonesia


Ardhi Suryadhi - detikInet

Foto: Reuters/Kacper Pempel
Jakarta - Bank Indonesia (BI) buka suara atas isu serangan cyber yang membidik situs miliknya. Sejatinya, apa yang sebenarnya terjadi?

Dijelaskan Tirta Segara, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, pihaknya tidak terkena serangan cyber secara masif.

Namun yang terjadi adalah komunikasi digital ke arah Bank Indonesia banyak yang 'terkena dan membawa virus', dan itu dialami oleh semua entitas publik seperti BI.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Langkah antisipasi yang normal bagi keamanan komunikasi digital adalah memblokir datangnya komunikasi yang berasal dari negara/wilayah yang tak lazim kecuali ada konfirmasi," lanjutnya kepada detikINET, Selasa (21/6/2016).

"Serangan 247 virus itu biasa kok, ada ribuan email masuk ke BI setiap hari ke 6.000 karyawan kami, dari ribuan email itu 247 mengandung virus lah biasa kan?" pungkasnya.

Sebelumnya, Reuters melaporkan serangan ke BI diduga berhubungan dengan ancaman dari kelompok hacker Anonymous yang bulan lalu menyatakan akan menyerang berbagai bank di seluruh dunia.

Sebagai antisipasi serangan tersebut, Bank Indonesia telah memblokir akses dari 149 negara yang terindikasi jarang mengakses website mereka, termasuk negara-negara kecil di Afrika.

Bank sentral di seluruh dunia memang dalam kewaspadaan tinggi setelah Februari lalu, terjadi serangan ke bank sentral Bangladesh. Dalam serangan tersebut, hacker yang sampai saat ini masih buron berhasil mencuri uang senilai USD 81 juta. (ash/rns)
TAGS





Hide Ads
LIVE