Menurut praktisi keamanan internet Vaksincom Alfons Tanujaya, berdasarkan data yang dikumpulkan oleh laboratorium virus Vaksincom, korban phishing cukup tinggi. Meskipun umurnya pendek, hanya hitungan minggu sudah dibasmi oleh administrator Facebook, namun setiap postingan biasanya memberikan keuntungan finansial iklan yang cukup besar bagi pembuatnya.
Sebagai contoh posting 'Video hotgirl Manila in hotel' yang sampai artikel ini dibuat masih aktif total kliknya mencapai 24.536. Kelihatannya sasaran pengguna internet yang dituju berasal dari Filipina terlihat dari pengakses dari Filipina sebanyak 9.484 atau 39%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Jika Akun Anda Dibajak
Alfons memaparkan, jika akun Facebook Anda dibajak dan menyebarkan postingan yang merugikan, justru jangan didiamkan. Sebab teman-teman Anda di Facebook ataupun di group dan FB page berpotensi menjadi korban postingan yang merugikan tersebut.
"Informasikan hal ini kepada rekan Anda dan segera ambil alih akun Facebook Anda. Jika melihat akun teman Anda melakukan postingan yang mencurigakan, hindari klik tautan tersebut dan informasikan kepada teman Anda melalui media lain seperti WhatsApp atau email karena kemungkinan besar akun Facebooknya sudah diambil alih," jelas Alfons.
Facebook sendiri sejatinya telah menyediakan sejumlah pengamanan tambahan untuk akun Facebook Anda. Seperti fitur Login Alerts, Login Approvals, Code Generator, App Passwords, Trusted Contacts dan seabrek fitur tambahan lain yang bisa diakses dari https://www.facebook.com/settings?tab=security setelah Anda login.
![]() |
"Atau bisa juga menghubungi vendor sekuriti Anda untuk mendapatkan tips mengamankan akun Facebook dengan baik," Alfons menandaskan.
(ash/fyk)

