Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Malware Android Menjelma Jadi Game Lawas Nintendo

Malware Android Menjelma Jadi Game Lawas Nintendo


Adi Fida Rahman - detikInet

Jakarta - Pecinta Nintendo yang menggunakan ponsel Android harus berhati-hati. Pasalnya muncul malware baru yang berbentuk permainan klasik Nintendo di toko aplikasi pihak ketiga.

Seperti dilansir dari Venture Beat, Rabu (8/7/2015), malware tersebut bernama Gunpoder. Lembaga keamanan, Palo Alto Network menemukannya dalam berbentuk dan berperilaku layaknya software advertising yang tersimpan dalam game. Saat penguna menginstal game tersebut, malware ini seketika akan mencuri data penting pengguna.

Aplikasi ini dibuat menggunakan emulator open-source Nintendo Entertainment System emulator. Lalu aktor di belakang malware ini menambahkan fungsi pembayaran, software iklan dan fitur teks yang mempromosikan game menggunakan daftar kontak. Maka jadilah aplikasi freemium yang mencuri data pengguna, mulai dari lokasi, daftar kontak, bookmarked website hingga informasi perangkat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka mencoba membangun profil pengguna sehingga dapat menjadikan target serangan ke depannya," ujar Scott Simkin, Senior Manager Palo Alto.

Lebih lanjut Simkin menerangkan malware ini menggunakan Airpush sehingga tidak dapat terdeteksi oleh aplikasi antivirus. Kebanyakan antivirus tidak memblokir atau mendeteksi adware sebagai malware. Karena itu, Smikin memperingatkan pengguna lebih berhati-hati jika mengunduh dari toko aplikasi pihak ketiga.

"Jika Anda makin menjauh dari toko aplikasi tak resmi, maka potensi teinfeksi malware makin kecil," pungkasnya.

(ash/ash)





Hide Ads