Secara teknis, teknologi ini digambarkan sebagai yang pertama menggunakan sistem komunikasi quantum cryptographic yang memanfaatkan data aktual.
Sistem ini memastikan data yang dienkripsi dengan cara digital agar tetap rahasia. Sistem quantum-cryptography yang sudah diuji Toshiba menggunakan foton yang dikirim melalui kabel fibre-optic khusus yang tidak terkoneksi dengan internet, sehingga menyulitkan aksi mata-mata atau penyadapan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Toshiba memperkirakan baru akan menghadirkannya pada 2020. Modal eksperimen yang mahal, termasuk biaya server seharga USD 81 ribu dan kerentanan material foton membuat Toshiba harus mempertimbangkan banyak hal sebelum bisa menghadirkannya bagi konsumen luas.
(rns/fyk)