Dua juta korban tersebut adalah mereka yang menggunakan Facebook, Google, Twitter, LinkedIn dan Yahoo. Konon warga Facebook merupakan yang terbesar dengan angka korban mencapai lebih dari 318 ribu.
Aksi tersebut diungkap oleh lembaga keamanan Trustwave. Virus yang mereka temukan bekerja dengan cara diam-diam. Tanpa diketahui korban, program jahat itu merekam semua aktivitas mereka di depan komputer.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti dikutip detikINET dari CNN, Jumat (6/12/2013), Facebook dan Google langsung mengambil langkah sigap. Mereka langsung mereset sejumlah akun yang diketahui terinfeksi oleh virus tersebut.
(eno/ash)