Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Habis Kebobolan, LivingSocial Janji Berbenah

Habis Kebobolan, LivingSocial Janji Berbenah


- detikInet

Ilustrasi (ist)
Amerika Serikat - Layanan milik LivingSocial baru saja diretas, dan pelaku berhasil mencuri sedikitnya 50 juta data anggotanya. Situs bagi para pemburu diskon itu pun berjanji akan segera berbenah.

Hingga saat ini LivingSocial mengaku belum mengetahui bagaimana peretas bisa masuk ke dalam sistem jaringan mereka. Para penegak hukum pun dikerahkan untuk mengungkap masalah tersebut.

Sementara itu Tim O'Shaughnessy, CEO LivingSocial menghimbau para pengguna situs mereka untuk segera mengganti password, dan berhati-hati saat menerima email mencurigakan yang mengaku dari LivingSocial.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pasalnya, walau bukan data finasial yang diambil pelaku, namun data tersebut dianggap sudah cukup sebagai modal melakukan penipuan.

Seperti dikutip detikINET dari abcnews, Sabtu (27/4/2013), mendapat kenyataan pahit ini LivingSocial berjanji akan segera memperbaiki sistem keamanan mereka.

"Keamanan data Anda adalah prioritas kami. Kami akan melipatgandakan sistem keamanan untuk mencegah kejadian seperti ini di masa yang akan datang," tulis O'Shaughnessy.

Dibobol oleh peretas bukanlah satu-satunya masalah LivingSocial, karena layanan ini juga punya masalah finansial yang cukup serius.

Pada bulan November 2013 lalu mereka melakukan penghematan dengan merumahkan 400 orang tenaga kerja, atau setara dengan 9% dari total seluruh karyawan situs asal Washington DC itu.



(eno/eno)







Hide Ads