Seorang hacker mengklaim telah berhasil membobol Trend Micro. Bukan cuma itu, pelaku pun mengaku sudah memasang 'pintu belakang' yang bisa dipakai untuk mengendalikan layanan penyedia anti virus tersebut.
Trend Micro merupakan salah satu produsen anti virus yang juga menyediakan layanan keamanan bagi para penggunanya. Produsen yang bermarkas di Negeri Sakura ini juga menyediakan layanan cloud computing bagi yang membutuhkan.
Namun baru-baru ini seorang hacker mengaku telah berhasil membobol Trend Micro dan SKYES, perusahaan pihak ketiga yang bertugas membantu layanan Trend Micro agar dapat terus dinikmati pelanggannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami akan merilis semua database email mereka, Inbox, Drafts, Sent Items, Deleted Items, Attachments, dan semua isi lain yang ada dalam folder tersebut. Anda akan butuh dbx viewer untuk melihat isi file tersebut," tulis pelaku, seperti dikutip detikINET dari network world, Selasa (3/7/2012).
Belum diketahui apakah klaim hacker tersebut bisa dibuktikan sepenuhnya, namun Trend Micro memang bukanlah satu-satunya vendor keamanan internet yang diserang peretas. Sebelumnya Symantec juga bernasib serupa, data rahasia perusahaan tersebut diumbar begitu saja oleh peretas usil.
(eno/ash)