Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Data Bocor, LinkedIn Dituntut Ganti Rugi

Data Bocor, LinkedIn Dituntut Ganti Rugi


Rachmatunnisa - detikInet

(Ist)
Illinois - Seorang wanita bernama Katie Szpyrka asal Illinois, Amerika Serikat mendaftarkan perkara tuntutan melawan jejaring sosial profesional LinkedIn atas kebocoran data yang terjadi beberapa waktu lalu.

Tak tanggung-tanggung, wanita ini menuntut ganti rugi USD 5 juta atau sekitar Rp 47 miliar. Dia menilai, situs tersebut telah melanggar janjinya kepada pengguna dengan tidak memiliki sistem keamanan yang baik.

Dilansir Reuters, Kamis (21/6/2012), perkara gugatan yang didaftarkan 15 Juni di Pengadilan wilayah San Jose, California ini berupaya mendapatkan status class-action. Gugatan didaftarkan kurang dari dua pekan setelah terjadi pencurian password di layanan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pencurian password LinkedIn terjadi pada awal bulan ini. Aksi pencurian password yang dilakukan hacker ini sedikitnya telah merenggut sekitar 6,5 juta password pengguna.

LinkedIn merupakan jejaring sosial bagi para profesional. Situs ini telah memiliki sekitar 161 juta pengguna dan tersedia di 200 negara.

(rns/rns)





Hide Ads