Kelompok peretas itu menamakan dirinya Lords of Dharmaraja. Salah satu anggota mereka memposting dokumen di situs pastebin yang diakui adalah source code antivirus Norton, aplikasi andalan Symantec.
Selain itu, hacker dengan nickname Yama Tough itu juga memposting data lain di Google+ yang diklaim adalah source code dari teknologi Immune System Gateway milik Symantec serta Quarantine Server Packaging yang ada di antivirus Norton.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum diketahui secara pasti dari mana data tersebut berasal, namun salah satu anggota peretas mengaku mendapatkannya dari salah satu server milik pemerintah India. Konon, server tersebut memiliki source code beberapa aplikasi lain yang bersifat confidential.
"Kami mendapatkan informasi tersebut dari server intelijen India. Sejauh ini kami sudah menemukan source code spy programme (aplikasi pengintai) dan selusin aplikasi lainnya," klaim grup tersebut, seperti disadur detikINET, dari Pcmag, Jumat (6/1/2011).
(eno/ash)