Belum jelas siapa dalang kelompok ini dan apa sesungguhnya motivasi mereka. Namun seperti detikINET kutip dari AFP, Senin (20/6/2011), dalam manifestonya, Lulz Security menyatakan bahwa melakukan aksi hacking hanya untuk senang-senang.
"Ketika kerusakan terjadi, Anda pikir hal itu lucu dan kami juga menemukan hal itu lucu karena kami yang menyebabkannya," demikian pernyataan Lulz.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini adalah era kami, ketika kami melakukan sesuatu karena sesuatu ini menghibur," lanjut Lulz. Mereka berjanji akan terus melakukan hacking sampai aparat bisa menemukan keberadaan mereka.
Aksi terakhir Lulz telah memakan korban website CIA yang sempat tumbang selama 2 jam. Lulz juga telah mempublikasikan sebagian data curian mereka dari berbagai situs yang diserang, seperti puluhan ribu user name dan password.
Belum diketahui siapa hacker di balik Lulz. Beberapa pihak menduga mereka adalah jebolan kelompok Anonymous yang sempat terkenal beberapa waktu lalu karena mendukung keberadaan WikiLeaks.
(fyk/ash)