Para peneliti yang berhasil membongkar lobang-lobang yang dapat dimanfaatkan penjahat cyber itu adalah Bastian Konings,Jens Nickels, dan Florian Schaub dari University of Ulm, Jerman.
Celah keamanan itu dilaporkan berada pada Android versi 2.3.3 dan terkait autentifikasi ClientLogin yang tidak aman. ClientLogin sendiri digunakan sebagai aplikasi untuk melakukan autentifikasi guna melewati akun dan password via koneksi wireless.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Postingan Wallach tersebut seraya ingin mewanti-wanti para pengguna Android agar dapat lebih waspada kala berselancar di internet via jaringan Wi-Fi.
Hingga ketiganya sampai pada kesimpulan bahwa Android 2.3.3 memiliki celah untuk bisa disusupi para peretas hingga akhirnya memungkinkan menyusup ke fitur kalender, daftar kontak, hingga privat web album.
Dikutip detikINET dari News Factor, Rabu (18/5/2011), Google pun diminta untuk bereaksi tentang masalah ini. Sementara pengguna disarankan untuk langsung mengupdate perangkat Androidnya ke versi 2.3.4 dan mematikan fitur automatic synchronization ketika terhubung ke jaringan Wi-Fi yang terbuka.
(ash/fyk)