"Sekarang sih sudah banyak yang buat antivirus. Tapi sayangnya tidak dirawat. Tidak di-update antivirusnya," ucap Arrival Dwi Sentosa, pembuat antivirus Artav kepada detikINET.
Menurut Ival -- panggilan akrabnya -- Elkav, Avigen, Ogav, Oasav adalah beberapa antivirus lokal yang jarang di-update oleh pembuatnya. "Sayang, padahal sudah dibuat. Kan virus tiap saat pasti ada, jadi biar antivirusnya bagus ya harus sering-sering di-update," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perlu waktu setahun bagi Ival untuk membuat Artav. Dia pun belajar membuat antivirus ini secara otodidak. Tanpa ada pembimbing, dia pelajari bahasa pemrograman hanya lewat buku dan internet.
Dia juga sempat mengutarakan keinginannya untuk belajar programing dengan orang-orang yang ahli di bidangnya. Karenanya dia sangat berharap bisa diajak oleh komunitas-komunitas programer.
"Saya ingin belajar sama mereka," harap Ival.
(afz/ash)