Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Pengakses Gizmodo dan Kotaku Diimbau Ganti Password

Pengakses Gizmodo dan Kotaku Diimbau Ganti Password


- detikInet

Jakarta - Gawker Media mulai mengambil langkah pencegahan setelah databasenya kebobolan dedemit maya. Para pengakses situs yang bernaung di grup ini seperti Gizmodo, Lifehacker, Kotaku, Fleshbot, dan Deadspin pun didesak untuk segera mengganti password.

Imbauan ini disampaikan langsung oleh Gawker ke alamat email pengguna mereka. Menurutnya, lantaran aksi ini, ada kemungkinan password dan username yang biasa digunakan pengguna untuk memberi komentar di layanan Gawker sudah disebarluaskan di internet.

"Kami sadar bahwa begitu pentingnya unsur kepercayaan di internet, dan dari lubuk hati yang paling dalam kami menyatakan permintaan maaf dan merasa malu atas pelanggaran keamanan ini," tulis Gawker, dalam emailnya yang diterima detikINET, Selasa (14/12/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gawker saat ini mengaku tengah berusaha untuk memperbaiki sekaligus meningkatkan keamanan sistem mereka agar tak mudah kebobolan lagi. Pengguna pun diharapkan dapat pula menjalankan tindakan pencegahan.

Caranya adalah dengan mengubah password yang sebelumnya telah terhubung dengan sistem komunikasi Gawker Media. Jika Anda menggunakan password yang ada di Gawker pada situs lain, Anda juga harus mengubahnya. Terlebih jika Anda menggunakan username atau email yang sama.

"Untuk menjaga keamanan, Anda harus mengubah password pada akun-akun tersebut, terlepas apakah username yang Anda gunakan sama atau tidak," jelas Gawker.

Gawker merupakan perusahaan asal Amerika Serikat yang memiliki sejumlah situs bergaya blog ternama. Sebut saja, Gizmodo situs pengamat gadget atau Kotaku situs penggiat game yang cukup tersohor. Namun naas, beberapa waktu lalu database Gawker telah disusupi oleh hacker usil.

Database yang berhasil didapat pelaku pun tak main-main, ia mengantongi 1,3 juta username dan password dari para anggota Gizmodo, Kotaku dan situs lainnya yang berada di bawah naungan Gawkermedia.

Selain itu, pelaku juga berhasil mencuri database lain sebesar 4 GB. Isinya, hanya sebuah chat-log antar pegawai di seluruh perusahaan Gawker. Hal ini tentunya makin menghebohkan, karena sejumlah rahasia perusahaan telah berhasil dibocorkan. (ash/eno)





Hide Ads