Imbauan ini disampaikan langsung oleh Gawker ke alamat email pengguna mereka. Menurutnya, lantaran aksi ini, ada kemungkinan password dan username yang biasa digunakan pengguna untuk memberi komentar di layanan Gawker sudah disebarluaskan di internet.
"Kami sadar bahwa begitu pentingnya unsur kepercayaan di internet, dan dari lubuk hati yang paling dalam kami menyatakan permintaan maaf dan merasa malu atas pelanggaran keamanan ini," tulis Gawker, dalam emailnya yang diterima detikINET, Selasa (14/12/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Caranya adalah dengan mengubah password yang sebelumnya telah terhubung dengan sistem komunikasi Gawker Media. Jika Anda menggunakan password yang ada di Gawker pada situs lain, Anda juga harus mengubahnya. Terlebih jika Anda menggunakan username atau email yang sama.
"Untuk menjaga keamanan, Anda harus mengubah password pada akun-akun tersebut, terlepas apakah username yang Anda gunakan sama atau tidak," jelas Gawker.
Gawker merupakan perusahaan asal Amerika Serikat yang memiliki sejumlah situs bergaya blog ternama. Sebut saja, Gizmodo situs pengamat gadget atau Kotaku situs penggiat game yang cukup tersohor. Namun naas, beberapa waktu lalu database Gawker telah disusupi oleh hacker usil.
Database yang berhasil didapat pelaku pun tak main-main, ia mengantongi 1,3 juta username dan password dari para anggota Gizmodo, Kotaku dan situs lainnya yang berada di bawah naungan Gawkermedia.
Selain itu, pelaku juga berhasil mencuri database lain sebesar 4 GB. Isinya, hanya sebuah chat-log antar pegawai di seluruh perusahaan Gawker. Hal ini tentunya makin menghebohkan, karena sejumlah rahasia perusahaan telah berhasil dibocorkan. (ash/eno)