WikiLeaks baru saja membocorkan dokumen komunikasi dari Kedutaan Besar Amerika Serikat. Namun kurang lebih di saat yang sama situs tersebut sulit diakses.
Seperti dikutip detikINET dari account Twitter pengelola WikiLeaks, Senin (29/11/2010), kesulitan itu disebut sebagai akibat dari serangan Distributed Denial of Service (DDoS).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa media yang disebutkan adalah El Pais, Le Monde, Speigel, Guardian dan New York Times. Media-media itu telah mendapatkan dokumen yang akan dibocorkan sebelum dirilis.
Kurang lebih empat jam setelah mengakui adanya serangan itu, WikiLeaks akhirnya merilis dokumen bertajuk Cablegate. Isi dokumen itu adalah komunikasi dari Kedutaan Besar AS di berbagai negara.
Pengelola situs itu tidak merinci seperti apa serangan yang diklaim terjadi pada server mereka. Belum diketahui pula siapa pihak yang melakukan serangan pada situs buatan Julian Assange tersebut.
(wsh/wsh)