Trend Micro sendiri mulai didirikan sejak 1988. Penyedia jasa keamanan internet itu sebelumnya sempat eksis di Indonesia dengan salah satu produknya bertajuk PC-cilin. Namun karena alasan tertentu, nama perusahaan yang bermarkas di Jepang itu mulai berangsur hilang selama beberapa tahun silam.
"Kami memang sempat menghilang karena lebih berfokus di kalangan enterprise, dan kini kami kembali dengan membawa produk baru," ujar Terrace Tang, Senior Manager Asia Pacific Region, di Hotel Nikko, Kamis (11/11/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pun demikian Trend Micro ingin mencoba peruntungannya di pengguna rumahan hingga skala UKM dengan meluncurkan dua produk barunya, Titanium Internet Security dan Titanium Maximum Security.
"Kami rasa sudah saatnya para pengguna komputer mendapatkan perlindungan yang lebih baik di komputer mereka," pungkas Tang usai resmi meluncurkan kedua produk barunya.
Sebagai kepanjangan tangan di Indonesia, Trend Micro mempercayakan seluruh penjualan produknya melalui distributor tunggal, Amp Secure Tech. Sayangnya, harga kedua aplikasi keamanan itu terbilang cukup premium.
Titanium Internet Security misalnya, dibanderol pada kisaran harga Rp 289 ribu untuk lisensi 1 PC selama satu tahun. Sedangkan versi Titanium Maximum Security dipatok pada Rp 389 ribu untuk lisensi yang sama. (eno/fyk)