Disebutkan MI5, aksi mata-mata tersebut dilakukan China melalui perantaraan berbagai hadiah barang elektronik yang diberikan kepada para pebisnis Inggris di pameran perdagangan.
Para pebisnis tersebut dikecoh dengan sejumlah barang elektronik seperti memory stick atau kamera. Di dalam benda-benda tersebut rupanya telah disusupkan 'bisa', yakni Trojan yang memungkinkan mata-mata China mengakses komputer, dimana perangkat tersebut terhubung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Taktik lain yang digunakan China untuk memata-matai Inggris adalah dengan mendekati para pebisnis Inggris kemudian merayu mereka dengan hadiah atau iming-iming berbau seks sehingga mereka mau membocorkan informasi rahasia. Oleh karena itu pebisnis Inggris diminta waspada terhadap segala bentuk bujuk rayu itu.
Namun, seperti dikutip detikINET dari Inquirer, Senin (1/2/2010), tudingan Inggris tersebut dibantah China. (faw/fyk)