Serangan sebenarnya terjadi tahun 2008, namun baru terungkap ke publik belum lama ini dengan bocoran sumber terkait. Menurut sumber, serangan ini cukup masif, terbukti biro investigasi FBI (Federal Bureau Investigation) sampai memperingatkan ketiga perusahaan.
Setelah diinvestigasi, salah satu sumber serangan diketahui berasal dari China. Namun tidak jelas apakah serbuan ini dilakukan cracker biasa atau disponsori oleh pemerintah Negeri Tirai Bambu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
China selama ini banyak dituding melancarkan serangan cyber ke pemerintah atau pihak swasta di negara-negara barat. Namun otoritas China selalu membantah tuduhan tersebut. (fyk/faw)