Menurutnya, para kriminal cyber akan mulai mencari cara untuk menyerang infrastruktur kritisΒ non-IT dengan memanfaatkan jaringan IT. Sebuah kasus kriminal cyber yang menyerang infrastruktur listrik bahkan sudah pernah ditangani oleh CIA.
Pada kesempatan itu Eugene juga mengatakan bahwa serangan yg dilakukan antar negara masih akan terus terjadi. Sehingga, ujarnya, perang cyber bukanlah suatu hal yg aneh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
jawaban pasti.
Di satu sisi, ujarnya, pihaknya sulit melindungi dari serangan DDoS. Namun di sisi lain pihaknya memiliki teknologi yg bisa membantu menghadapinya.
Eugene juga mengaku tak akan terkejut jika negara-negara tertentu membuat piranti lunak untuk melakukan mata-mata. "Jika itu ada, itu bukan malware, saya tak akan menyebutnya malware tapi government ware," tukasnya. (wsh/faw)