Pencarian topik mengenai musibah tersebut pun langsung meroket. Parahnya, berdasarkan analisis dari perusahaan sekuriti Symantec, fenomena ini turut didompleng para penjahat cyber untuk melancarkan aksi jahatnya.
Para pembuat program jahat rupanya cepat tanggap dan 'meracuni' hasil pencarian yang terkait bencana tersebut, dengan berbagai jebakan untuk membobol komputer korban. Di antaranya keberadaan situs-situs palsu yang bertujuan mengeruk uang dari pengguna yang tidak awas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Symantec pun memperingatkan para pengguna internet agar waspada dan berhati-hati dengan segenap hasil pencarian yang mencurigakan dan tidak terhubung dengan link terpercaya.
"Tipe serangan seperti ini semakin lazim terjadi. Para pelakunya mengadaptasi serangan cyber mereka agar sesuai dengan even yang sedang diberitakan," demikian keterangan dariΒ Hon Lau, Security Response Manager di Symantec, (fyk/ash)