"Ada sejumlah program jahat yang menyerang ponsel. Misalnya Cabir, yang bisa menyebar melalui Bluetooth," ujar Sergey Nestruev, Director Mobile Business Kaspersky Lab, di sela acara peluncuran versi terbaru Kaspersky 2010 di FX Plaza Jakarta, Rabu (5/7/2009).
Cabir yang bisa disebut sebagai 'sesepuh' virus ponsel ini terdeteksi pertama kali tahun 2004. Hingga kini virus jenis worm ini masih bergentayangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Program-program jahat yang menyerang ponsel tersebut dapat menimbulkan berbagai akibat, misalnya membuat sistem error, melumpuhkan aplikasi, tercurinya data-data penting, dan sebagainya.
Untuk menangkal program jahat yang menghantui pengguna ponsel, Kaspersky Lab menawarkan solusi dengan menghadirkan Kaspersky Mobile Security ( KMS) 8.0, yang diklaim akan memberikan perlindungan optimal untuk ponsel.
Antivirus scanner pada KMS 8.0 akan secara otomatis memindai semua objek yang masuk. Semua objek berbahaya dapat dihapus dan disimpan dalam karantina. Firewall yang dibenamkan di KMS 8.0 diklaim mampu memberikan perlindungan terhadap berbagai serangan maya dan mobile worm yang menyebar melalui Bluetooth dan koneksi Wi-Fi.
Kendati KMS 8.0 diklaim ampuh memberikan perlindungan terhadap ancaman program jahat, namun Sergey menegaskan bahwa tidak ada satupun antivirus yang mampu memberikan jaminan keamanan 100 persen. (faw/ash)