Demikian hasil riset terbaru Symantec, perusahaan keamanan jaringan dan antivirus Norton. Anak-anak tersebut berusia di bawah 15 tahun.
"Dan beragam aktivitas itu tidak diketahui orang tua," seloroh Effendy Ibrahim, Internet Safety Advocat and Norton Business Lead Asia South Region Symantec, di Hotel Intercontinental, Jakarta, Kamis (18/6/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski tak menyertakan Indonesia, namun Symantec yakin ada kemiripan tingkah laku anak jika sudah memasuki dunia maya. "hasil riset ini bisa serupa di tiap negara," kata Ibrahim.
Untuk mencegah terulangnya kebiasan itu, Symantec pun meluncurkan aplikasi parental tools berbasis web guna melindungi anak-anak.
Aplikasi ini katanya berguna bagi orang tua untuk memantau aktivitas anak beserta situs yang dikunjunginya saat ber-internet.
"Penggunaannya juga cukup mudah, bahkan orang tua yang gaptek pun bisa menggunakannya," demikian Ibrahim.
Aplikasi yang bisa diunduh gratis di situs onlinefamily.norton.com itu menyajikan beragam filter yang dapat dikustomisasi pengguna.
"Sejauh ini produk family tools masih gratis karena baru diluncurkan satu setengah bulan lalu. Kami mau lihat respon pasar dulu sebelum memutuskan harus berbayar atau tidak," tandas Ibrahim. (rou/rou)