Demikian pernyataan Symantec yang dikutip detikINET, Kamis (7/5/2009). Program jahat yang menyelinap bersama dokumen Adobe PDF itu menggunakan judul terkait flu babi untuk menipu korbannya.
Malware 'flu babi' itu menyusup dalam dokumen 'Swine influenza frequently asked questions.pdf'. Jika menerima dokumen dengan judul itu, pengguna sebaiknya tidak membukanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pengguna komputer harus terus memperhatikan best practice keamanan dengan membuat seluruh software keamanan dan software lain up-to-date. Mereka juga harus sangat berhati-hati ketika hendak membuka file dari sumber yang tidak dikenal," tukas Ronnie Ng, Manager, System Engineering Indonesia & Singapore.
(wsh/ash)