Kedua negara telah sepakat menjalin kerja sama dalam memerangi serbuan cyber. Kementerian Pertahanan Korsel menyatakan, kesepakatan ini termasuk saling tukar informasi jika ada serangan yang menerpa sistem militer kedua negara.
Dikutip detikINET dari AFP, Selasa (5/5/2009), sedikitnya sekali dalam setahun Korsel dan Amerika juga bakal mengadakan konferensi terkait keamanan cyber.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pakar cyber Korsel, Im Jong In dari Korea University memperingatkan bahwa Korsel membutuhkan unit terintergrasi untuk menghadang serangan cyber Korut. Ia meyakini pihak Korut sering menghantam sistem komputer pemerintah Korsel melalui server yang ada di China.
(fyk/wsh)