Seiring dengan pelaksanaan program stimulus ekonomi di Amerika Serikat, para spammer ikut menawarkan 'bantuan' berupa "Dana Bantuan stimulus ekonomi." Padahal melalui spam tersebut, mereka berusaha mengumpulkan informasi pribadi dan menginfeksi PC pengguna dengan konten berbahaya.
Krisis ekonomi telah menyebabkan meningkatnya jumlah pengangguran. Spammer melihat hal ini sebagai peluang untuk membujuk calon korban dengan tawaran pekerjaan sebagai penulis blog dengan bayaran sebesar US$ 12 - US$ 50 per jam. Padahal, sebenarnya spammer menjebak penerima spam untuk membayar sejumlah uang dan memberikan data kontak pribadi dan kartu kredit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara lengkap, hal-hal yang menonjol dalam laporan Spam bulan Maret seperti dikutip detikINET dari keterangan resmi Symantec, Kamis (26/3/2009) adalah sebagai berikut:
Β aΒ Krisis ekonomi membawa kabar baik bagi spammer
Β bΒ Spammer memberikan piala Oscarnya kepada . (suara drum-nya dong..).Brangelina
Β c. Spam pasangan Rusia mengisi kekosongan setelah spam Valentine
Β d. Spammer bertanyaΒ "Apakah anda siap berlibur di Musim Semi?"
Β e. "Dibayar" untuk Menulis Blog ... Bentuk lain "tawaran" spam
Β f.Β Spammer - Bantuk terbaru 'Juris Doctorate ambulance chasers'
Β g. Presiden Obama terus membuat headline spammer di bulan Februari 2009.
Β h. Spammers ramah lingkungan
Β i.Β Intisari Metriks
(faw/faw)