Menurut laporan Symantec Messaging & Web Security yang dikutip detikINET, Rabu (17/12/2008), ketika John McCain diketahui telah kalah dalam pemilihan presiden AS pada November lalu, spammer dideteksi masih mengirimkan serangan e-mail sampah mereka.
Bahkan, serangan spam tersebut lebih ganas karena dilengkapi dengan kode berbahaya. Subyek yang dipilih para pelaku pun cukup menelisik hingga memancing minat penerima e-mail, seperti 'Obama Wouldnβt Be First Black President' ataupun yang lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun awas tertipu. Sebab, dengan mengklik link tersebut pengguna internet akan ter-download kode berbahaya. Selanjutnya, bisa dipastikan komputer korban akan terinfeksi virus atau program jahat lainnya.
Selain video, penjahat cyber juga coba menarik hati calon korban dengan penawaran uang logam pesiden Barack Obama. Tawaran tersebut mengaku-ngaku datang dari percetakan New England Mint, yang menawarkan uang logam sejarah ini dengan harga US$9,95 ditambah biaya pengiriman.
Namun lagi-lagi, ada maksud tidak baik di balik penawaran tersebut. Pasalnya, tujuan dari spam ini adalah untuk mendapatkan informasi kartu kredit dari pengguna e-mail yang tidak waspada.
(ash/fyk)