Dalam laporan terbaru bertajuk Sophos Security Threat Report 2009, diungkap bahwa terdapat lebih banyak program jahat dan spam yang bersumber di situs-situs AS, dibandingkan dengan negara lain di dunia.
"Tak hanya AS jadi penebar spam terbesar karena terlalu tingginya jumlah komputer yang dikendalikan para cracker, namun juga memiliki situs yang mengandung program jahat terbanyak," papar Graham Cluley, Senior Technology Consultant di Sophos.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut data Sophos, AS dikatakan menjadi 'rumah' bagi sekitar 37 persen seluruh program jahat yang wara wiri di dunia maya. Posisi kedua ditempati China dengan persentase 27,7 persen lalu disusul Rusia dengan 9,1 persen. Demikian seperti dilansir WebUser dan dikutip detikINET, Jumat (12/12/2008).
Sharing info soal keamanan komputer? Gabung di detikINET Forum!
(fyk/ash)