Dikutip detikINET dari FoxNews, Senin (17/11/2008), serbuan cracker tersebut membuat sistem komputer IMF terpaksa dimatikan dalam beberapa hari. Namun kurang jelas apakah ada informasi penting yang berhasil dicuri.
Serangan program jahat ini dikhawatirkan mengganggu aktivitas IMF yang bersama Bank Dunia diharapkan bisa memperbaiki keadaan ekonomi global yang tengah terpuruk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Keamanan elektronik sektor finansial berada dalam bahaya menakutkan. Sektor finansial adalah yang paling jadi sasaran (penjahat cyber-red)," demikian klaim mantan ofisial keamanan komputer Bank Dunia, Tom Kellerman.
Kellerman sekarang menjabat sebagai anggota Commission on Cyber Security for the 44th Presidency, unit penasehat presiden terpilih Barack Obama dalam melindungi sistem komputer Amerika dari kemungkinan serangan cyber.
Adapun pihak IMF sendiri menyangkal bahwa sistem komputer mereka terpaksa dimatikan sebagai akibat serangan cyber. Mereka juga menggarisbawahi bahwa tidak ada informasi finansial penting yang diraup.
"Saya tidak mengetahui apakah ada akibat besar, namun penambahan keamanan telah dilakukan," kata juru bicara IMF, Bill Murray.
Cari info soal keamanan cyber? Gabung di detikINET Forum! (fyk/ash)