Hal ini terungkap dari sebuah survei yang digelar Trend Micro di Tokyo, Jepang. Seperti detikINET kutip dari Japan Times, Selasa (11/11/2008), pengguna sebaiknya lebih waspada saat berbagi data melalui peranti yang kini tak lebih besar dari ibu jari.
Berdasarkan survei tersebut, ada 143 infeksi lewat autorun flashdisk pada Agustus 2008. Jumlah ini meningkat jadi 347 di bulan September dan 471 pada bulan berikutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Trend Micro menandaskan, komputer yang terjangkit virus nantinya dapat menciptakan sebuah file berbahaya, yang kemudian dapat menghapus atau membocorkan data.
(rou/rou)