Setidaknya dua celah telah ditemukan di Chrome oleh para peneliti keamanan. Celah iniΒ berpotensi menyebabkan aplikasi menjadi crash hingga terinstalnya malware secara remote.
Celah pertama ditemukan Rabu lalu oleh peneliti keamanan bernama Aviv Raff. Menurutnya, celah ini memungkinkan cracker melakukan serangan secara besar-besaran seperti yang pernah mendera browser Safari beberapa waktu lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Celah kedua ditemukan oleh peneliti bernama Rishi Narang dan JanDeMooij. Mereka, seperti dilansir Vnunet dan dikutip detikINET, Kamis (4/9/2008), menemukan celah pada komponen chromium.dll yang berpotensi menyebabkan aplikasi menjadi crash.
Chrome dijanjikan akan tampil dengan halaman depan klasik yang bersih dan tidak mengganggu, seperti halnya Google.com. Saat Chrome masih dalam versi uji coba dan baru tersedia untuk sistem operasi Windows, menyusul versi untuk Macintosh dan Linux.
Ngobrol software yuk di detikINET Forum. (dwn/fyk)