BERITA TERBARU
Selasa, 16 Mei 2017 10:32 WIB

Identitas Pemuda 22 Tahun Penakluk WannaCry Terkuak

Fino Yurio Kristo - detikInet
Marcus (kiri) bersama teman wanitanya. Foto: istimewa Marcus (kiri) bersama teman wanitanya. Foto: istimewa
Jakarta - Ransomeware WannaCry berhasil dijinakkan pemuda usia 22 tahun yang awalnya hanya mau dipanggil dengan nama samaran MalwareTech. Kini identitasnya terungkap sudah.

Saksikan video 20detik tentang penjinak virus WannaCry di sini:


Namanya adalah Marcus Hutchsins. Ia dianggap sebagai pahlawan setelah menaklukkan WannaCry agar tidak menyebar lebih jauh. Marcus mengaku melakukannya tanpa sengaja.

Awalnya dia menganalisis sampel WannaCry dan menemukan kalau ransomeware itu terhubung dengan alamat web yang tak terdaftar. Ia lalu mendaftarkan domain itu, sesuatu yang biasa dilakukannya untuk menyelidiki ancaman siber.

Aksi itulah yang ternyata menjadi cara jitu menghentikan ulah WannaCry. Sang ransomware mendadak menjadi non aktif begitu mengenali domain sudah terdaftar. Maka infeksi WannaCry pun sangat jauh melambat setelah sempat menginfeksi sekitar 200 ribu komputer di 150 negara.

Dikutip detikINET dari Guardian, Marcus awalnya tidak mau mengungkap identitasnya. Namun media di Inggris berhasil mencari siapa dia dan sekarang mau tak mau, Marcus pun tampil ke publik.

Marcus tinggal di rumah keluarganya, di sebuah kamar tidur kecil merangkap tempat kerjanya di selatan Inggris. Dia bekerja jarak jauh untuk perusahaan keamanan asal Amerika Serikat, Kryptos Logic.

"Aku keluar untuk makan siang bersama temanku dan kembali di sore hari ketika melihat banyak artikel mengenai rumah sakit di Inggris kena serangan. Aku pun menemukan sampel malware itu dan melihatnya terkoneksi pada domain yang spesifik, yang tak terdaftar," kisahnya yang kemudian mendafatarkan domain itu.

"Aku sebenarnya tak tahu apa yang kulakukan saat itu, bahwa mendaftarkan domain ternyata bisa menghentikan malware itu. Jadi dalam CV-ku nanti aku hanya bisa menulis pernah secaratidak sengaja menghentikan serangan siber internasional," candanya.

FotoINET: Lelucon WannaCry: Lihat Saldo ATM Pun Bikin 'Mau Nangis' (fyk/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
  • Unik, Ada Go-Jek Bentor di Gorontalo

    Unik, Ada Go-Jek Bentor di Gorontalo

    Minggu, 27 Mei 2018 20:10 WIB
    Go-Jek kini telah resmi hadir di Gorontalo. Kehadiran layanan ini melalui kemitraan dengan para pengemudi becak motor atau yang sering disebut dengan bentor.
  • Ada Jutaan Anak Muda yang Diblokir WhatsApp

    Ada Jutaan Anak Muda yang Diblokir WhatsApp

    Minggu, 27 Mei 2018 19:03 WIB
    Jutaan pengguna WhatsApp tak bisa menggunakan layanan chat milik Facebook tersebut. Kebijakan pemblokiran ini diberlakukan bagi pengguna di bawah 16 tahun.
  • Leica Tutup Riwayat Kamera Ikonik M7

    Leica Tutup Riwayat Kamera Ikonik M7

    Minggu, 27 Mei 2018 17:07 WIB
    Seri M bisa dibilang adalah lini kamera jagoan buatan Leica. Umurnya pun terbilang panjang, seperti seri M7, yang pertama dirilis pada 2002 silam.
  • Palapa Ring Paket Tengah Hampir Rampung

    Palapa Ring Paket Tengah Hampir Rampung

    Minggu, 27 Mei 2018 16:16 WIB
    Menteri Kominfo Rudiantara menargetkan penggelaran kabel serat optik untuk Palapa Ring paket tengah akan selesai pada Agustus dan bisa beroperasi September.
  • Bitcoin Masih Jadi Favorit Para Kriminal

    Bitcoin Masih Jadi Favorit Para Kriminal

    Minggu, 27 Mei 2018 15:10 WIB
    Bagi yang berinvestasi Bitcoin harus waspada. Mata uang digital paling populer ini ternyata masih jadi primadona para pelaku kejahatan siber di seluruh dunia.
  • Bapak Android Belum Mau Menyerah

    Bapak Android Belum Mau Menyerah

    Minggu, 27 Mei 2018 14:06 WIB
    Essential kini ada di ujung tanduk. Sebab, pengembangan ponsel baru di bawah naungan bapak Android terancam dibatalkan, bahkan sampai perusahaannya mau dijual.
  • Akses 4G XL Tembus 376 Kota/Kabupaten

    Akses 4G XL Tembus 376 Kota/Kabupaten

    Minggu, 27 Mei 2018 13:02 WIB
    Selain memperluas akses jaringan 4G, operator seluler XL Axiata yang identik dengan warna biru itu juga melakukan perluasan jaringan 4,5G di 100 kota/kabupaten.