×
Ad

Timnas Indonesia Menang Bikin Ikut Bahagia dan Semangat Kerja, Ini Alasannya

Rachmatunnisa - detikInet
Selasa, 06 Okt 2026 16:05 WIB
Ribuan suporter memadati area depan SUGBK untuk menyaksikan final FIFA ASEAN Cup 2026. Foto: Tsaltsabillah Rahmadhani / detikfoto
Jakarta -

Kalau setelah Timnas Indonesia menang kita merasa hari ini lebih cerah, lebih semangat ngobrol dengan teman, atau bahkan lebih berenergi saat bekerja, perasaan itu bukan sesuatu yang aneh. Ada alasan mengapa kemenangan Timnas bisa membuat suasana hati ikut membaik, bahkan bagi orang yang tidak berada di stadion secara langsung.

Ketika Tim Garuda menang, media sosial dipenuhi ucapan selamat, meme bermunculan, orang-orang mengunggah foto memakai jersey, dan obrolan tentang pertandingan berlanjut hingga berjam-jam setelah peluit akhir bahkan berhari-hari.

Bukan sekadar perasaan. Riset psikologi yang dipublikasikan di PubMed Central menemukan bahwa kemenangan sebuah tim olahraga memang dapat berkaitan dengan meningkatnya kepuasan hidup dan motivasi seseorang. Kesimpulan ini didapat dari sebuah penelitian longitudinal yang dilakukan selama UEFA EURO 2024 yang melibatkan 842 partisipan dan 2.414 respons setelah pertandingan dari lima negara Eropa. Para peneliti membandingkan kondisi psikologis peserta setelah tim nasional mereka menang, kalah, atau bermain imbang.

Hasilnya, kemenangan tim berkaitan dengan kepuasan hidup yang lebih tinggi dan motivasi kerja yang lebih tinggi pada hari berikutnya. Lantas, kenapa kemenangan di lapangan bisa terasa sampai ke kehidupan pribadi?

Salah satu kuncinya adalah identitas sosial. Dalam psikologi, seseorang tidak hanya memiliki identitas sebagai individu. Kita juga mendefinisikan diri berdasarkan kelompok yang kita anggap sebagai bagian dari diri kita. Dalam konteks sepak bola, kelompok tersebut bisa berupa klub, komunitas suporter, penggemar sepak bola, bahkan negara.

Penelitian tersebut menemukan bahwa setelah tim nasional menang, identifikasi terhadap tim, sepak bola, dan identitas nasional ikut menguat. Identitas tersebut kemudian berkaitan dengan rasa lebih terhubung secara sosial dan interaksi dengan orang lain setelah pertandingan.

Dengan kata lain, ketika Timnas menang, otak tidak sekadar memproses informasi bahwa 'Indonesia menang'. Bagi orang yang merasa sangat terhubung dengan Timnas, kemenangan tersebut bisa dipersepsikan sebagai keberhasilan kelompok yang juga menjadi bagian dari dirinya.

Identifikasi Tim

Psikolog olahraga Daniel Wann dari Murray State University, Kentucky, Amerika Serikat, menggunakan istilah team identification atau identifikasi tim untuk menggambarkan seberapa kuat hubungan psikologis seseorang dengan sebuah tim.

Dalam wawancara dengan American Psychological Association (APA), Wann menjelaskan bahwa yang penting bukan semata-mata jenis tim yang didukung, melainkan seberapa kuat seseorang mengidentifikasi dirinya dengan tim tersebut.

"Yakni seberapa jauh penggemar merasakan suatu hubungan psikologis dengan tim," ujarnya.

Wann menjelaskan bahwa penelitian mengenai fandom olahraga menemukan hubungan antara identifikasi yang kuat dengan tim dan sejumlah indikator kesejahteraan psikologis, termasuk rasa kesepian yang lebih rendah, isolasi sosial yang lebih rendah, serta rasa percaya diri yang lebih tinggi.

Karena itu, bagi suporter yang merasa Timnas merupakan bagian penting dari identitasnya, hasil pertandingan bisa membawa dampak emosional yang lebih kuat.

Para peneliti tidak hanya melihat apakah responden senang atau kecewa setelah pertandingan. Mereka juga melihat social connectedness, atau seberapa terhubung seseorang merasa dengan orang-orang di sekitarnya.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemenangan berkaitan dengan peningkatan identitas
terhadap tim dan kemudian rasa keterhubungan sosial. Proses tersebut ikut menjelaskan mengapa kemenangan berkaitan dengan kepuasan hidup yang lebih tinggi.

Ini mungkin menjelaskan fenomena yang sering terlihat setelah Timnas menang. Orang yang sebelumnya tidak saling mengenal bisa tiba-tiba berbicara tentang gol yang baru saja terjadi, teman sekantor membahas pertandingan keesokan harinya, grup WhatsApp menjadi ramai, media sosial pun penuh dengan ucapan 'Indonesia'. Orang-orang memiliki pengalaman bersama yang sama, meskipun mereka menyaksikan pertandingan dari tempat yang berbeda.

Terbawa ke Dunia Kerja

Bagian yang cukup mengejutkan dari penelitian tersebut adalah pengaruh kemenangan tidak berhenti pada kepuasan hidup. Para peneliti menemukan bahwa kemenangan tim juga berkaitan dengan motivasi kerja pada hari berikutnya.

Hubungan tersebut sebagian dijelaskan oleh meningkatnya identitas terhadap tim, rasa keterhubungan sosial, dan interaksi terkait pertandingan. Sederhananya, kemenangan Timnas pada malam hari bisa saja membuat seseorang datang bekerja keesokan harinya dengan perasaan lebih positif dan lebih termotivasi.

Jadi, kemenangan Timnas bukan hanya soal skor di papan pertandingan. Ketika seseorang merasa menjadi bagian dari sebuah kelompok, keberhasilan kelompok tersebut dapat memberikan pengalaman emosional yang positif, dan dampaknya dapat terasa dalam kehidupan sehari-hari, termasuk pada bagaimana seseorang menilai kehidupannya dan seberapa termotivasi dirinya untuk bekerja.



Simak Video "Video: Indonesia vs Thailand: Mampukah Garuda Akhiri Kutukan?"

(rns/rns)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork